Fakta Tentang Daging Merah

Posted by on Jan 5, 2016 in Artikel | 0 comments

Di antara banyak jenis makanan lain, daging merah kadang kala dianggap makanan yang tidak sehat. Daging merah dapat mengakibatkan kegemukkan, mengandung banyak lemak, meningkatkan resiko terkena banyak penyakit sehingga kita akan membatasi untuk mengosumsinya. Dalam kenyataannya, daging merah mengandung banyak protein dan zat lainnya yang bermanfaat bagi tubuh. Zat penting itu yaitu zat besi, zat seng, vitamin B kompleks, Omega 3 dan Selenium.

Ada anggapan, jika mengosumsi daging merah dapat meningkatkan resiko terkena darah tinggi. Sesungguhnya daging sapi bukan penyebab darah tinggi. Yang menyebabkannya adalah cara memasak daging yang salah. Memasak daging terlalu lama, dapat menghilangkan nutrisi dalam daging.

Di Indonesia, memasak daging dengan santan pun telah menjadi olahan yang disukai. Padahal memasak daging terlalu lama dan mengolah bersama santan, dapat meningkatkan resiko penyakit darah tinggi. Oleh karena itu, lebih baik mengolah daging dengan metode bakar hingga tingkat kematangan terbaik.

Jangan terlalu lama memasak daging. Anggapan daging akan menjadi empuk jika memasak dengan lama, tidaklah sepenuhnya benar. Untuk mendapatkan daging yang empuk, pilihlah daging yang kualitasnya baik. Misalnya saja, daging sapi Australia. Di negara kangguru ini, sapi diperlakukan dengan baik. Bahkan ketika sapi disembelih, sapi dikondisikan dalam keadaan tidak stres. Hal ini dapat menghasilkan daging sapi yang empuk dan berkualitas.

Mitos yang beredar, mengatakan jika daging sapi mengandung banyak lemak dan bisa menggemukkan. Faktanya dalam penelitian, orang yang pola dietnya tinggi protein, yaitu mengosumsi daging merah tanpa lemak memiliki peluang lebih tinggi untuk menurunkan berat badan, apalagi jika dipadukan dengan buah dan sayuran. Jadi orang yang mengosumsi diet tinggi protein dapat menahan lapar lebih lama. Kesimpulannya, daging sapi tidak akan menggemukkan jika kita bisa memilih daging yang tepat dan mengolahnya dengan benar.

Lalu, bagaimana jika kita hanya mendapatkan daging sapi yang telah beku? Apakah kita bisa mencairkannya dengan merendam atau menyiram dengan air panas? Ternyata, mencairkan daging dengan cara merendam dengan air panas dapat menyebabkan tekstur daging sapi keras dan nutrisi yang ada di dalam daging pun akan hilang. Lebih baik, keluarkan daging dari freezer semalaman, sebelum dimasak pada pagi harinya.

Fakta Tentang Daging Merah

Leave a Reply